Jawa TimurKulinerSurabayaWisataWisata Indonesia

Mencicipi Rawon Setan Surabaya: Kuliner Malam Legendaris dengan Cita Rasa “Setan”

Kalau kamu berada di Surabaya dan mencari pengalaman kuliner malam yang khas, jangan lewatkan rawon setan Surabaya. Kuliner ini bukan cuma soal rasanya, tapi juga soal waktu penyajian dan atmosfernya. Di artikel ini saya akan membahas sejarah, keunikan, lokasi, menu & tips agar pengalamanmu makin tak terlupakan.

Apa Itu Rawon & Asal-usulnya

Rawon adalah sup daging sapi khas Jawa Timur yang berkuah gelap karena penggunaan buah keluak sebagai bumbu utama. Kuahnya terasa gurih berpadu rempah, dan biasa disajikan bersama nasi, taoge, bawang goreng, dan pelengkap lainnya.

rawon setan Surabaya

Salah satu varian menarik adalah rawon setan — versi rawon yang dijual khusus pada malam hari atau dini hari. Varian ini disebut demikian bukan karena rasa ekstremnya (meskipun kadang pedas), melainkan karena jam operasionalnya yang dimulai malam hingga dini hari, ketika “setan” konon berkeliaran.

Keunikan Rawon Setan Surabaya

Berikut hal-hal khas yang membuat rawon setan Surabaya istimewa dibanding rawon pada umumnya:

  • Waktu buka malam hingga tengah malam — sebagian kedai buka mulai jam 23.00 atau bahkan lebih larut.
  • Daging empuk & potongan besar — konsumen sering memuji empuknya daging sapi di rawon ini.
  • Kuah pekat & gelap — warnanya sangat gelap karena keluak, dan terasa kaya rempah.
  • Menu variasi tambahan — bisa pesan rawon buntut, jeroan, atau telur asin sebagai pelengkap.
  • Harga terjangkau — seporsi rawon setan dibanderol sekitar Rp 28.000 hingga Rp 36.000.

Lokasi & Jam Operasional

Rawon Setan paling terkenal berada di Jl. Embong Malang No. 78, Genteng, Surabaya.  Kedai ini strategis, berada di pusat kota dekat landmark seperti Hotel JW Marriott.

Untuk jam operasional, beberapa catatan penting:

  • Kedai luar (area luar) biasanya buka dari sekitar pukul 23.00 hingga dini hari.
  • Rumah makan bagian dalam bisa buka lebih lama atau 24 jam, tergantung hari dan kebijakan pemilik.
  • Karena jam buka larut malam, pelanggan banyak dari penggemar kuliner malam, pekerja malam, atau wisatawan.

Rawon Setan Jalan Embong Malang No 78, Genteng Surabaya.

Menu & Harga

Berikut gambaran menu yang bisa kamu temui di Rawon Setan Surabaya:

  • Rawon (nasi campur atau pisah) — menu utama.
  • Tambahan isi: buntut sapi, jeroan, telur asin.
  • Pelengkap: kerupuk, sambal, bawang goreng, tauge.
  • Minuman: teh hangat/dingin, air mineral.

Harga seporsi rawon setan umumnya antara Rp 28.000 hingga Rp 36.000. Jika menambah isian, harga bisa sedikit lebih tinggi.

Tips & Trik Menikmati Rawon Setan

Agar pengalaman menikmati rawon setan Surabaya makin maksimal, perhatikan tips berikut:

  1. Datang lebih awal saat malam, supaya tidak terlalu lama menunggu atau kehabisan menu favorit.
  2. Pilih nasi campur atau pisah sesuai selera — kalau kamu suka nasi menyerap kuah, pilih “campur”.
  3. Gunakan sambal dengan bijak, terutama kalau kamu tidak biasa pedas. Rasa pedasnya bisa memperkaya sensasi.
  4. Pesan tambahan isi jika mau lebih kenyang — terutama kalau kamu datang malam dan ingin makan berat.
  5. Siapkan uang tunai kecil — beberapa kedai mungkin tidak menerima kartu, terutama bagian luar.
  6. Perhatikan jam penutupan — beberapa bagian luar warung bisa tutup lebih awal, jadi cek info terkini via media sosial.

Pengalaman Pribadi & Ulasan Pengunjung

Dari berbagai ulasan pengguna, banyak yang memuji empuknya daging, kuah yang kuat rasa, dan atmosfer kuliner malamnya. Beberapa juga menyebut bahwa rawon di sini agak mahal untuk ukuran sup, tetapi tetap layak dicoba karena popularitas dan reputasinya.

Contoh review salah satu pengunjung Tripadvisor:

Lokasinya di depan Hotel J.W. Marriott, pelayanan cepat saji dan empalnya empuk sekali.

Sementara di PergiKuliner, penilaian rata-rata untuk cita rasa berada di angka 4,1 dari skala 5.

Kenapa Namanya “Setan”?

Nama “Setan” di rawon ini bukan karena rasanya yang pedas membara (walau bisa pedas), melainkan karena waktu operasionalnya di malam hingga dini hari. Beberapa sumber menyebut bahwa karena rawon ini muncul di saat larut malam, maka julukan “setan” pun melekat.

Menurut informasi di laman LensAusp, rawon setan bahkan disebut sebagai petualangan rasa pedas di tengah malam.

Di Wikipedia (inggris), rawon setan disebut sebagai varian yang dijual sebagai hidangan larut malam, karena diyakini waktu tersebut “setan” berkeliaran.

Perlu Disimak: Sumber Referensi Eksternal

Penjelasan tentang rawon serta asal-usulnya dapat kamu cek lebih dalam di halaman Rawon (Wikipedia).

Dengan begitu kamu bisa memahami konteks kuliner Jawa Timur secara lebih luas.

Baca Juga: Kuliner Malam Surabaya: 7 Spot Legendaris Wajib Coba

Kesimpulan

Jika kamu pencinta kuliner malam atau sedang mencari pengalaman otentik di Surabaya, rawon setan Surabaya adalah pilihan wajib. Sensasi kuah hitam pekat, daging empuk, suasana malam, dan cerita nama “setan” membuatnya lebih dari sekadar sajian makan — ini pengalaman kuliner. Jangan lupa datang malam, pilih menu sesuai seleramu, dan coba sambal untuk memperkuat sensasi. Selamat menjelajah rasa!

error: Content is protected !!